Sate Apaleh Geurugok

Bireun terkenal dengan kuliner satenya. Sate matang dan sate apaleh merupakan sate yang favorit dan banyak pengunjung rela datang untuk mencicipi.

Pengunjung berasal dari daerah sekitar bahkan lebih banyak berasal dari luar daerah yang melakukan perjalanan jauh berhenti beristirahat sambil makan.

Seperti kita, yang berhenti di Geurugok setelah melakukan perjalanan dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh. Sengaja berhenti untuk beristirahat sholat dan makan.

Bau asap hasil pembakaran sate sudah menggugah selera untuk segera mencicipi sate apaleh. Sebelum dihidangkan sate dibakar diberi bumbu, jadi saat penyajian sate dalam keadaan hangat. Penyajiannya sate, bumbu kacang, kuah dan nasi dipisah dalam piring sendiri sendiri.

Rasa sate sudah enak dan lezat bahkan meresap sampai kedalam bumbunya, selain itu satenya juga empuk. Cara makan sate ini bisa sate dikasih bumbu baru dimakan ataupun kuah dimasukkan ke dalam nasi terus sate dimakan sendiri. Jadi makanya sesuai selera.

Sate apaleh Geurugok mempunyai keunggulan di potongan dagingnya besar dan bumbu kacang serta kuahnya yang nikmat menambah daya pikat lezati.

Semoga bermanfaat

Sate Apaleh Geurugok
📍 jl Lintas Medan- Banda Aceh, Keude Lapang, Ganda Pura, Kabupaten Bireuen

Buka
⌚ 24 jam

Harga
💰 Sate + bumbu kacang + Kuah Rp 35.000

Belajar Tekad Dari Anak Kecil

Kita selalu mempunyai impian yang ingin kita gapai. Banyak hal yang harus dilakukan agar dapat menggapainya. Tapi apakah selalu fokus dan berusaha dalam menggapainya.

Terkadang kita yang sudah dewasa untuk menggapai satu impian terbentur akan impian yang lainya lagi. Pernahkah merasakan hal yang demikian?

Ada juga yang sudah sesuai jalur dalam menggapai impianya tapi berjalan lambat karena tak ada semangat untuk cepat menggapainya.

Wajiblah kita belajar dengan anak kecil, bagaimana mereka mempunyai tekad yang kuat dalam menggapai impian dan keinginan

Seperti cerita Yahya, anak saya. Satu waktu ingin sekali mempunyai truk angkut sampah. Tiap hari dia bilang ke bundaya, bunda bunda yahya mau truk sampah. Bundanya bertanya dimana, Nak? Yahya dengan jelas menjawab sana sana deket masjid. Di mana toko mainan langganan Yahya memang terletak di belakang Masjid Raya Baiturrahman Aceh. Sudah bilang seperti itu hampir seminggu, diulang-ulang. Dan puncaknya keinginannya terjadi.

Pagi itu terlihat cerah, rutinitas Yahya kalau pagi main pasir sebelum mandi. Setelah mandi makan dan dia mulai bilang Ayah disana ada truk sampah, “Di mana Nak?” tanya sangat Ayah. “Disana deket masjid”, jawab Yahya.

Setalah makan dia mengajak ayahya ” Yah yuk ke truk sampah”. Yahya menggandeng ayahya keluar rumah, dipikir sang Ayah truk sampah itu ada di depan yang biasa dibuat mainan pasir.

Berlangsunglah dialog keduanya,
Ayah: dimana nak truk sampahnya?
Yahya : disana yah

Yahya terus menggandeng ayahya berjalan mencari truk angkut sampah.

Ayah: Nak di situ ada Bunda dikantor, Yahya gak ikut?
Yahya: enggak yah, truk angkut sampah
Ayah: setelah sampai jalan raya ini belok mana
Yahya: Sini yah kesini
Ayah : benar sini jalanya
Yahya : iya yah sini
Berjalan sudah hampir satu kilometer.
Ayah: yuk minum kelapa muda dulu
Yahya: iya yah.

Dipikir sudah lupa truk angkut sampah ternyata minum separo gelas saja.

Yahya :yuk truk angkut sampah
Ayah : ayuk kemana nih, situ sambil nunjuk jalan

Berjalanlah sekitar 300 meter lagi menemukan ada sapi dan ayunan. Sigaplah sang Ayah mengajak yahya yuk berhenti dulu mainan ayunan sambil melihat sapi dan burung bangu dipinggir sungai.

Setelah menikmati akhirnya mau digendong diajak pulang, dan tertidurlah selama 4 jam, mungkin kecapekan karena jalan jauh tanpa mau digendong.

Lantas apa pelajaran yang dapat kita ambil? Dari sini kita bisa melihat bahwa anak kecil. Mempunyai tekad yang kuat untuk menggapai impianya? Bagaimana dengan kita yang kadang berhenti dan malas untuk melanjutkan?

Semoga bermanfaat

Kabut Kebakaran Bukan Mendung Mau Hujan

ACEH – Hari ini bukan mendung mau hujan, tapi kabut asap kebakaran, Senin (23/9/2019). Barangkali juga ini perihal langka di Banda Aceh, mungkin pertama kali kejadian.

Sekitar dua pekan lalu, Aceh sudah mengalami kekeringan terutama air yang bersumber dari daerah mata ie. Sumber PDAM di didaerah Keutapang dan Lampueneuret.

Alhamdulilah dua hari kami sudah mengalami hujan dan berharap sumber air Mata ie segera terisi kembali dan kamipun bisa menggunakan air tanpa harus berjuang keras mencari sampai ke tengah ladang.

Pagi ini seperti biasa mengawali aktivitas jogging untuk menjaga kesehatan, tampak terlihat suasana pagi sangat berbeda dari biasa.

Ketemulah saya dengan kakek yang lagi di jalan juga, saya bertanya kakek kok kayak asap ya? Mendung mau hujan sepertinya, itu jawab kakek. Saya pun mengiyakan begitu saja walaupun dalam pikiran masih gak percaya.

Siang hari saat berangkat ke masjid dipanggilah @farhanfrr21 “Mas tau gak asap udah sampe banda aceh loh”, ia memberitahu. Ahh masak sih? Ragu saya menjawab.

Akhirnya setelah solat jamaah memcoba searching dan benar bahwa dari beberapa sumber bahwa kabut asap sampai banda aceh.

Dari cerita teman yang ke minimarket beli masker dua gratis satu dan apotek banyak orang beli masker kardusan saya pun mengiyakan bahwa nyatanya Banda Aceh sudah terselimut kabut asap kebakaran bukan mendung gelap mau hujan.

Pemimpin Yang Ngawi Butuhkan

Jawa Timur merupakan propinsi yang memiliki 38 kabupaten dan kota.  Dari 38 kabupaten dan kota telah melahirkan pemimpin yang telah merubah daerahnya menjadi lebih maju.  Bersaing tingkat nasional bahkan bisa di kancah internasional.

Beberapa pemimpin kabupaten dan kota yang menginspirasi dan mendapatkan penghargaan atas keberhasilan kepemimpinan nya seperti Kang Yoto selama 8 tahun memimpin Bojonegoro, lebih dari 100 penghargaan yang diterima mulai penghargaan Internasional dengan meraih SDSN Award dari lembaga PBB pada saat pertemuan APEC karena Bojonegoro dinilai berhasil membawa Bojonegoro dalam pembangunan berkelanjutan , juga penghargaan pada tingkat nasioal seperti meraih penghargaan lingkungan ( adipura ), pengelolaan antisipasi bencana alam terbaik, kabupaten ramah HAM dll juga penghargaan di tingkat Propinsi Jawa Timur seperti pengelolaan kependudukan.

Tri Rismaharini, mewakili Surabaya mendapatkan penghargaan bergengsi dari London Summit Leaders, dalam kategori Innovative City of the Future. Saat itu, Surabaya jadi satu-satunya kota perwakilan dari Indonesia. 

Penghargaan ini diberikan berkat penilaian dari para ahli tata kota di Eropa. Surabaya dinilai mengalami perubahan drastis di bawah kepemimpinannya. Juga salah satunya sebagai kota terbaik se-Asia Pasifik dalam kategori partisipatif di tahun 2012. 

Hal ini diberikan karena Surabaya berhasil mensinergikan antara pemerintah, swasta, pelajar, dan seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu mengembangkan Surabaya. 

Azwar Anas juga menorehkan prestasi  program ekonomi kerakyatan berhasil meningkatkan pendapatan per kapita warga Banyuwangi dari Rp20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen. Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat dari level 20 persen menjadi 8,79 persen pada 2016.

“Berdasarkan data BPS, inflasi Banyuwangi terhitung yang terendah. Artinya meski ekonomi dan pendapatan tumbuh, warga tetap terlindungi daya belinya. Tahun ini juga sampai Juni 2017, inflasi Banyuwangi masih terendah se-Jatim berdasarkan data BPS,” ujar I Made Cahyana ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi dilansir dari mobile.rilis.id

Dia menambahkan, program kerakyatan lainnya selama ini telah membantu masyarakat Banyuwangi, khususnya kelompok ekonomi lemah, di antaranya beasiswa Banyuwangi Cerdas yang membiayai 700 anak muda berkuliah di berbagai kampus di Indonesia. 

Fenomenal dibidang pariwisata menaikkan jumlah wisatawan ke Banyuwangi hingga 1.344 persen. Selain itu, Anas berhasil menjalankan konsep pembangunan dari pinggiran berbasis di desa-desa lewat program Smart Kampung.

Sedangkan Ngawi mempunyai potensi yang begitu luar biasa pertama ada pertanian.  Sebagai salah satu lumbung Padi Nasional.

Dilewati jalur transportasi jalan nasional   wisatawan dari jogja yang ingin pergi ke Bromo atau bahkan akan ke Banyuwangi dan ke bali sekalian lewat Ngawi.

Pemimpin Ngawi berkarakter seperti apa yang cocok untuk dingawi selanjutnya, agar menorehkan prestasi tingkat nasional dan internasional serta mengurangi tingkat kemiskinan di Ngawi?

Referensi:
1. Jakartasatu.com
2. Moneysmart.id
3. Mobile.rilis.id
4.  Tirto.id

Tren Sepatu Sulam dan Bordir

Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan motif batik adat dan lainnya.

Pada prinsipnya sepatu wanita hanya terdiri dari dua jenis. Jenis pertama adalah sepatu yang memiliki hak datar, apapun bahan dan bagaimanapun disainnya, biasanya disebut sebagai Flat Shoes.

Jenis yang kedua adalah sepatu yang memiliki hak tinggi atau High Heels. Dalam perkembangannya, ukuran dan bentuk hak dari sepatu ini sangat beragam, belum lagi bentuk disainnya yang membedakan pada kesempatan apa saja high heels ini digunakan.

Sepatu wanita selalu mengalami perubahan dan model model yang menarik untuk dibeli sebagai kebutuhan sehari hari ataupun untuk koleksi. Sepatu bordir dan sulam salah satu sepatu wanita yang semakin trend dikalangan anak muda. Bisa digunakan untuk santai jalan jalan ataupun kerja.

Bermacam macam motif bisa disesuaikan dengan pakaian yang digunakan menambah penampilan menjadi memukau bagi wanita.

Bagi yang membutuhkan sepatu bordir atau sulam bisa kepoin di @ernad.susanti dan @jualsepatubordirsurabaya

Berkebun

Berkebun sudah tidak asing lagi ditelinga kita, bahkan itu sebagai tambahan penghasilan bagi para petani

Berkebun bagi para petani itu wajib hukumnya, bagaimana tidak ketika petani berkebun, kebutuhan akan sayur mayur sudah tidak membeli lagi.

Nah kalau berkebun dilakukan oleh para pegawai kantoran apakah itu sama fungsinya dengan petani? Tentu tidak.

Pegawai kantoran yang bekerja setiap hari diruangan ber AC yang hanya duduk kurang aktivitas geraknya mengakibatkan tingkat kejenuhan dan stres yang lebih tinggi

Raharjo salah satu pegawai Lembaga Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (LRSAMPK) Darussa’adah di Aceh mengajak kawan kawan berkebun untuk meningkatkan aktivitas geraknya agar keluar keringat. Dengan meningkatnya metabolisme akan bisa menjaga kesehatan. Tentunya hal ini bisa mengurangi tingkat kejenuhan dan stress akibat banyaknya pekerjaan.

Sekaligus tanah yang belum termanfaatkan bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan sayur mayur rumah tangga.

Semoga ide ini bisa dilakukan di kantor untuk menambah keakraban bagi penghuninya

Taman Soeratmo Ngale

Semakin meningkatnya minat masyarakat pada sektor wisata semakin meningkatkan kreativitas banyak pihak untuk berkompetisi, beberapa desa akhirnya membuat destinasi wisata, baik wisata buatan ataupun wisata ekologi.

Salah satunya Desa Ngale, Ngawi Jawa Timur yang ikut berkompetisi dengan membuat wisata taman bunga, disamping telah sukses menjadi bagian terdepan dalam destinasi wisata kuliner.

Taman soeratmo terletak dibelakang Pasar Ngale, untuk mencapai lokasi sangat mudah karena disamping tower sutet sebagai rujukanya.

Lahan parkir cukup luas dan teduh untuk mobil ataupun sepeda motor. Sebelum masuk lokasi taman kita bisa membeli makanan dan minuman dari deretan penduduk yang berjualan.

Tiket masuk cukup Rp 2.000 saja, buka jam 07.30 – 18.00. Masuk taman sebelah kanan terdapat kolam renang yang sedang dibangun untuk anak anak.

Sebelum sampai ke taman bunganya di pinggir jalan akan ada rumah segitiga.

Taman berada di tengah tengah, pinggir taman terdapat tembok sebagai pembatas dibuat seperti benteng dengan khas gaya eropa

Disamping taman terdapat rumah kurcaci dan singa yang terbuat dari kayu jati.

Selain itu terdapat tempat duduk untuk bersantai yang dibuat menyerupai cafe sehingga bagi yang membawa bekal menggunakannya.

Bagi yang ingin melihat taman bunga dari atas, ada dua tempat yang bisa digunakan yaitu tembok yang ada tangga bisa juga dari atas pohon.

Terdapat miniatur menara eifel dan kupu kupi yang mempercantik taman soeratmo.

Pergi ketaman ini sangat pas ketika sore hari, udara yang mulai sejuk dan ditemani dengan senja kekuning Kuningan menambah indahnya taman soeratmo dengan perpaduan konsep Eropa dan lokal

Menanti Kontes Paslon Pilkada Ngawi 2020

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Ngawi akan berlangsung tahun 2020. Apakah pilkada ini akan menarik dengan banyaknya calon ataukah hanya satu atau dua calon saja?

Kita flashback pada perjalanan pilkada tahun 2010 lalu, terdapat 5 pasangan calon yang bertarung memperebutkan bupati dan wakil bupati Kabupaten Ngawi.

Pemilihan Bupati Ngawi 2010-2015 akan diikuti lima pasangan calon. Pasangan nomor urut satu, Try Suyono dan Suranto, diusung Hanura, PBR, dan PKPB. Pasangan nomor urut dua M Rosyidi dan Siti Amsiyah maju dari jalur perseorangan.

Sementara Wakil Bupati Ngawi periode 2005-2010, Budi Sulistyono yang menggandeng Ony Anwar diusung PDI Perjuangan, Golkar, PAN, dan PKS mendapat nomor urut tiga.

Pasangan nomor urut empat, Maryudhi Wahyono dan Suratno diusung koalisi 13 partai yang dipimpin Partai Demokrat. Mantan model Ratieh Sanggarwati yang bergandengan degan Khoirul Anwar Mumin yang diusung PPP dan PKB mendapat nomor urut lima

Sedangkan pilkada tahun 2015 hanya ada 2 calon pasangan budi sulistyono diusung 9 partai, yaitu PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKS, PAN, Partai Golkar, PKB, Partai Demokrat, Partai Hanura dan Partai Gerindra, sedangkan pesaingnya Agus Bandono – Adi Susila yang diusung dari jalur independen.

Nah untuk pilkada tahun 2020 apakah calon pesertanya banyak seperti tahun 2010 ataukah hanya dua pasangan seperti tahun 2015. Atau bahkan hanya calon tunggal?

Kita nantikan perkembangan selanjutnya dan bagaimana prediksi saudara-saudara? Bagaimana kontes pesta demokrasi ini akan berjalan. Sembari kita mencerdaskan diri untuk memilih dengan bijak dan tepat demi Ngawi yang lebih baik lagi.

Keindahan Panorama Pantai Momong Sabang Kedua Indonesia

Pantai Momong Lampuuk bisa dijadikan alternatif kedua bagi yang berkunjung ke aceh tapi tidak kesampaian ke sabang. Pantai ini mungkin belum banyak yang mengenal, dan karena masih tergolong baru jadi belum menarik banyak wisawatan untuk mengunjungi.

Saya sendiri sudah tinggal di aceh sekitar setahun masih sangat asing dan belum ingin kesana. Sebenarnya pantai ini sudah di rekomendasikan sahabat saya pak raharjo yang sudah dua kali ke sana. Dijelaskan beliau kalau pantai ini sangat bagus dikunjungi karena viewnya yang menyejukkan mata dan hati. Hanya saja akses menuju lokasi belum mendukung karena infrastruktur belum dibangun secara penuh.

Kemarin ketika keluarga dari Ngawi beruntung ke Aceh kami coba kesana. Setalah membaca review postingan dari wisata Aceh ada yang mengulas dengan sudut pandang berbeda dan memberikan gambaran menantang tentang Pantai Momong ini. Kalaupun nanti tidak bagus kita akan balek ke pantai Lampuuk di tepi sebelah Pantai Momong, itu rencana kami. Tapi sesampainya di sana, kami merasa puas dengan suasana dan panorama alamnya. Keren.

Pantai ini terletak di Perkampungan Lampuuk di Meunasah Balee, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Letaknya dari jalan sebelum belok masuk ke Pantai Lampuuk, sampai melewati masjid kiri jalan masih terus lagi nanti ada papan nama belok ke kiri jalan, ruas jalan masih makadam belum aspal.

Tiket masuk per orang hanya Rp 3000 dan itu sudah termasuk biaya parkir. Setelah melewat sekitar 300 meter jalan makadam kita akan terpesona. Ada pemandangan indah luar biasa, 11-12 dengan panorama Sabang deh. Birunya air dan luas membentangnya pemandangan.

Selain jernihnya air serta pantai ini juga masih baru kebersihanya masih terjaga dan keindahan alamnya yang asri, terdapat juga pelindung pantai yang aman untuk tempat bermain air anak-anak. Pasir putihnya juga semakin mendukung tempat wisata ini menjadi destinasi yang ramah bagi anak.

Baru ada 2 cafe dan satu cottage, menu andalanya yaitu kelapa muda karena bisa menyegarkan badan. Tersedia juga menu lainya seperti ikan/ayam bakar, mie aceh, mie instan, buah-buah segar dan serba minuman lain.

Untuk bermain air laut di bagian pasir putihnya sedangkan untuk anak anak di bagian karang pelindung, karena yang banyak karang ada pasir putihnya sedikit kalau pas ombak tidak besar aman karena karangnya sebagai penghalang gelombang.

Cafe ini menyajikan dua spot foto yang berbeda satu dari bagian atas dan karang karang, satunya meja makan didekat laut dengan alas pasir putih

Menurut saya inilah pantai yang bisa dijadikan alternatif kedua bagi kalian yang datang ke aceh belum sempat ke Sabang atau berkunjung ke aceh dengan waktu singkat.

Semoga bermanfaat

Sedekah dan Kekekalan Energi

Barang tentu kita sudah mengenal pelajaran fisika sejak duduk di bangku SMP (sekolah menengah Pertama). Apalagi yang lulus SMP sekitar tahun 2000. Di mana ada satu hukum yang amat terkenal di dalam pelajaran tersebut. Hukum kekekalan energi merupakan prinsip fisika yang menyatakan bahwa sebuah energi tidak dapat dibuat atau diciptakan tapi dapat diubah dalam bentuk energi-energi yang lainnya.

Total energi dari suatu sistem dapat berupa energi kinetik, energi potensial, energi panas, dan lain sebagainya. Bentuk-bentuk energi tersebut dapat berubah menjadi bentuk energi lainnya sehingga total energi pada suatu sistem akan selalu sama.

Ilmu ini akan selalu melekat dan teringat sampai kita sekarang, dan kita percaya akan hukum itu.

Korelasi yang kemudian terbangun adalah antara hukum kekekalan energi tersebut dengan sedekah.

Sedekah adalah pemberian seorang muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekadar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik. Dalam sebuah hadis digambarkan, “Memberikan senyuman kepada saudaramu adalah sedekah.”

Keutamaan Sedekah salah satunya dapat memberikan keberkahan pada hartanya, sebagaimana dalil.

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

Kita sering mendengar kajian dari ustad Yusuf Mansur Sedekah itu itu bukan hanya membawa kebahagian di akherat, tapi juga di dunia,”

Bagaimana caranya?
“Apabila membutuhkan rezeki yang besar, maka bersedekahlah,” ujarnya.
Uang yang kita amalkan, lanjutnya, akan kembali berlipat ganda.

Semoga ilmu sekolah yang kita dapatkan dapat memberikan motivasi dan semangat kita untuk beramal sedekah. Karena hakikatnya harta yang kita keluarkan tidak akan berkurang, ia hanya berpindah ruang dan selanjutnya menaikkan derajat keberkahan.