Bersepeda, Cara Orang Kaya Beraktualisasi

Olahraga sangat dianjurkan di tengah pandemi Corona, ditujukan agar imunitas meningkatkan untuk menjaga kesehatan. Olahraga yang dimaksudkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Tidak olahraga di tempat keramaian/dengan berkerumun, menjaga jarak agar terhindar dari terpapar Corona dan sebagainya. Akhirnya banyak yang memilih bersepeda sebagai alternatif olahraga yang kondusif.

Bersepeda bisa menjangkau ke tempat sepi dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Sehingga bisa mengurangi rasa kebosanan saat berolah raga. Jarak antar person juga bisa terjaga.

Bagi generasi kelahiran 1980 – 1990 bersepeda sudah tidak asing lagi, sebab pergi ke sekolah naik sepeda sudah menjadi rutinitas. Mulai dari SD sampai SMP bahkan ada yang sampai SMA.

Saat teman teman seangkatan kuliah posting bersepeda saya pikir awalnya mereka bernostalgia karena kebiasaan naik sepeda motor atau mobil menggantikan kebiasaan lama untuk bersepeda. Bersepedanya biasanya saat wekend tiba, setelah itu makan sambil beristirahat. Berawal bersepeda sendiri hingga sekarang sudah ada komunitas bersepeda.

Sepeda yang dipakai ada sepeda lipat, sepeda gunung dan sepeda balap, dan inilah beberapa macam sepeda yang sering dipakai. Dalam benak di hati wah bagus juga nih bersepeda dan sudah memplaning untuk membeli sepeda juga.

Beberapa teman kemudian posting dan lihat juga di internet harga sepeda sekitar 3 jutaan, pikir saya tidak mahal sudah standart. Tetapi akhir akhir ini beberapa teman posting di status jual frame sudah di atas 10 juta. Wihh mahal ternyata.

Ada juga yang posting saat membeli ditempat sepeda. Katanya sekarang sepeda banyak yang beli dan stok toko hanya tinggal 1/3 saja dari kondisi biasanya. Saat di cek cek ternyata harga sangat luar biasa sekali di atas puluhan juta semua. Belum perlengkapan lainya.

Nah kalau ada temen kamu yang memang levelnya sudah di atas kamu jangan pernah tanya harga sepedanya ya. Cukup tau saja.

Mereka bersepeda karena tidak bisa berwisata dan berpergian. Jadi barangkali, gaya hidup yang dimunculkan sebagai kesan dari bersepeda adalah cara mereka beraktualisasi.

Suke Pangon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *