Perpustakaan atau Saya yang Kebangetan?

Saya pendatang? Bukan. Saya penduduk asli kota ini. Kecil hingga besar tumbuh kembang juga berpijak di tanah yang sama, Ngawi. Hanyalah beberapa waktu saja merantau, menuntut ilmu yang jauh katanya – e tapi ga lama, balik lagi. Intinya saya adalah penduduk asli Ngawi.

Terus apa poin yang ingin saya up di sini. Saya mengawalinya dengan penjelasan, biar di tengah bacaan tidak pada bingung dengan pertanyaan -ini aslinya orang mana- dan tidak menjerumuskan saya pada kesimpulan -kok kebangetan banget jadi orang- hahahaha.

Mari ikuti saya berkisah. Ceritanya, ini adalah kali pertama saya menginjakkan kaki untuk berkunjung di perpustakaan daerah Kabupaten Ngawi. Pertama kali meniatkan hati untuk mengunjungi secara langsung. Kalau lewat sekedar lewat saja ya berkali-kali.

Maka reaksi saya sesampainya di pintu ruangan adalah melongo, lantas dalem bathin (red: membatin) bilang “ohh gini too” berulang-diulang. Sebagaimana kunjunganku ke tempat-tempat lain, ekspektasi itu pasti ada. Dan diperpustakaan daerah Ngawi ini saya nilai ‘lumayanlah’.

Sedikit review singkat dari saya ya, subjektif mungkin pasti. Akses dan layanannya mudah dan lumayan welcome, untuk menjadi member khususnya – cukuplah kita melapor ke petugas penjaga kalau ingin jadi member, maka formulir pendaftaran disodorkan ke kita, isi yang diminta, selesai. Kalau lagi beruntung (red : bahan kartu ready) – ya bisa langsung cetak kartu anggota. Tapi kalau pas stocknya kosong kayak saya kemarin yaa harus nunggu. Daan itu semua gratis, tidak dipungut biaya sama sekali.

Asiknya lagi, setelah jadi member langsung bisa pinjem buku, dibawa pulang juga boleh. Maksimal 3 buku untuk waktu 1 pekan. Menyenangkan, bukan?

Penjaganya juga ramah-ramah. Ruangannya masih standar sih, tapi lumayan nyaman untuk membaca. Koleksi bukunya sudah cukup banyak, tapi ada beberapa bahasan yang saya cari tidak tersedia di sana. Tenang, ada saran dan kritik yang diterima oleh Perpustakaan Daerah, kasihkan saja masukan yang membangun dari kalian. Okey okey?

Sudah ada bayangan atas review saya barusan? Kalau belum makanya lekaslah bantu saya. Segera ke Perpustakaan Daerah Ngawi (yaa minimal biar gak dapet nilai kebangetan kayak saya yang baru pertama kali – Kalau sudah ke sana, review tambahan ya teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *